Trending

Cara Budidaya Bayam Secara Hidroponik di Halaman Rumah

niadi.net - Selain bertanam kangkung, kita juga bisa melakukan budidaya bayam secara hidroponik. Caranya sama saja. Selain cepat, mudah dan bersih, berhidroponik bayam di halaman rumah berarti menyediakan sumber makanan bervitamin dan bergizi tinggi.

budidaya bayam pdf, budidaya bayam organik, budidaya bayam cabut, makalah budidaya bayam, budidaya bayam merah, budidaya kangkung, budidaya sawi, budidaya bayam merah, bibit bayam, bayam organik harga, cara menanam bayam bagi pemula, manfaat bayam

Bertanam Bayam sama mudahnya dengan bertanam kangkung, dan tidak menuntut perhatian lebih.

Cara Budidaya Bayam Secara Hidroponik

Seperti halnya bertanam kangkung hidroponik, yang perlu disiapkan untuk bertanam bayam juga sama, yaitu bak plastik berukuran 30cm x 35cm. Selain bak plastik, juga diperlukan zeolit sebagai media tanam terutama yang berbutir halus, pupuk urea, plastik strimin sepanjang 15cm, dan tentu saja benih bayam satu bungkus kecil.

Benih atau bibit bayam berbentuk butiran halus seperti tai lalat kecil dan berwarna hitam legam. Karena itu satu bungkus kecil benih dapat digunakan sampai beberapa kali penanaman.

Media tanam zeolit sebanyak dua kantung dimasukkan ke dalam bak plastik yang dasarnya telah dilubangi dan dialasi plastik strimin. Media disiram terus-menerus sampai air buangan yang keluar menjadi jernih kembali. Kemudian benih bayam yang telah direndam air panas ditebarkan di atas permukaan zeolit. Benih tak perlu ditutupi zeolit, biarkan saja terserah di atas media.

Kurang lebih satu minggu kemudian benih bayam mulai berkecambah. Selama benih masih kecil perawatan yang dilakukan cukup penyiraman saja, dilakukan pagi, sore hari, atau tergantung kondisi kelembapan medianya. Bila media masih basah sebaiknya penyiraman ditunda keesokan harinya. Sebaiknya bila media kering saat itu juga dilakukan penyiraman agar tanaman tidak layu.

Kalau benih sudah mulai keluar daunnya, selain penyiraman perlu juga dilakukan pemupukan dengan urea. Caranya, satu sendok makan urea dilarutkan dengan sekitar 5 liter air. Air larutan pupuk inilah kemudian disiramkan ke media tanam bayam setiap hari.

Bayam akan terlihat besar dan segar dalam waktu sekitar 3 - 4 minggu setelah tanam. Saat itulah bayam siap dipetik atau dicabut.

Bila bayam dipanen dengan cara dipetik maka bulan berikutnya bayam masih bisa dipetik lagi asal dirawat dengan baik. Tetapi bila panen dilakukan dengan pencabutan maka untuk konsumsi bulan berikutnya bayam harus ditanam lagi. Bertanam Bayam Secara Hidroponik di Halaman Rumah.
Lebih baru Lebih lama

Cek artikel niadinet lainnya via Google News

Formulir Kontak