Karena fasilitas belum maksimal, banyak Guru mengeluh saat Absen Online

absen online guru, login absen online, absen online gtk, dhgtk online, daftar hadir online, cara mengisi absen online, absen online versi 2, dhgtk online 2019, asn, pns

Niadi.Net – Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah kerja Kabupaten Kuningan mendapatkan keringanan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kuningan atas kebijakannya dalam hal absen manual.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kuningan dan para guru terutama dari guru sekolah dasar (SD) merespon positif atas kebijakan BKPSDM ini.

Sebelumnya, dikarenakan sarana yang kurang mendukung dalam aplikasi absen online banyak keluhan dari para guru saat mengerjakan absen online melalui ponsel berbasis android. Terutama pada penentuan titik koordinat yang sulit diakses.

Ibu Titing, Kepala SDN Dukuhdalem, Kecamatan Japara, mengatakan bahwa implikasi dari absen manual sebetulnya sudah sangat tepat, karena titik koordinat bukan hal yang menjadi fokus bagi guru dalam mengabsen.

Melalui absen manual para guru tetap hadir tepat waktu, sehingga mereka tak perlu dibebani oleh absen online.

Kami sangat menyambut baik diterapkannya kebijakan absen manual. Ini sangat membantu para guru terutama yang berada di pedesan. Dengan absen manual, para guru juga jadi lebih ringan tugasnya dalam mengajar. Tidak terlalu memikirkan harus absen online,” kata beliau.

Baca juga:  Cara Membuat Bawang Goreng Renyah Kualitas Ekspor

Para guru yang berada dalam di bawah kepemimpinannya banyak mengalami kesukaran saat melakukan absen online. Juga, ada hal yang terasa ‘lucu’ ketika mereka melakukan absen online namun harus berada di bawah pohon dikarenakan titik koordinat dari absen online tersebut adanya disana.

Kesulitan dari absen online tersebut tidak hanya sampai disitu saja. Karena walaupun mereka sudah berada di titik koordinat tersebut, mereka masih dihadapkan kesulitan lainnya karena susahnya untuk bisa login ke server.

Titing menambahkan “Susah masuk ke server ketika absen online. Enggak tahu di sekolah lainnya sih. Di SDN Dukuhdalem mah sangat susah masuk. Sinyal handphone-nya kurang kuat,” katanya.

Ayip S, sebagai Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dalam kesempatan terpisah menyatakan bahwa dalam pengerjaan absen manual guru diharuskan untuk jujur ketika pengisiannya.

Karena dari hasil absen manual tersebut UPTD Dinas Pendidikan di kecamatannya masing-masing akan mendapatkan laporannya. Lalu, UPTD Pendidikan tersebut akan memberikannya pada operator absen di BKPSDM.

Baca juga:  Adopsi 1.000 Pohon sebagai langkah nyata dalam mewujudkan Kuningan sebagai Kabupaten Konservasi

Sudah diputuskan bahwa guru SD boleh memakai absen manual sepanjang absen online belum bisa diakses. Dan dalam pengisian absen manual ini, guru wajib jujur. Datang pagi jam berapa ke sekolah, kemudian pulangnya juga jam berapa. Itu harus diisi dengan benar,” ujarnya.

Atas kebijakan yang dikeluarkan oleh BKPSDM perihal absen, Plt Sekdisdikbud ini setuju, selama fasilitas pendukung untuk absen online masih belum optimal dalam penggunaannya.

Kami bersyukur ada kebijakan yang diambil BKPSDM terhadap keluhan para guru. Sebenarnya para guru tidak keberatan kalau harus absen online, dengan catatan saat loading ke server bisa mudah dan cepat. Untuk persoalan fasilitas jaringan internet, kewenangannya bukan ada di Disdikbud melainkan di instansi lainnya. Kalau nanti jaringannya sudah stabil dan akses masuk ke server mudah, tentu para guru juga merasa senang.” ucap Asep.