Berjaya dengan Cita-Cita dan Aspirasi

http://4.bp.blogspot.com/-lG7ktChX_lA/TfGVpDqsKuI/AAAAAAAAAmg/j_KkVWf_23g/s400/kebebasan.jpg

Kita berada pada suatu tempat karena memang kita memilih untuk berada disitu.

Saya berkata(kata) bahwa dalam kalimat di atas adalah sebuah ‘hukum‘, dimana kita dilahirkan di dunia ini -di negeri ini-. Dan kita semua tentunya tahu tentang pengecualiannya, baik itu yang diakibatkan oleh kecelakaan, sakit berkepanjangan atau hal-hal yang diluar kehendak kita. Namun secara umum dikatakan bahwa hukum itu benar, yaitu kita menjadi seperti keadaan kita karena kita memang memilih untuk menjadi demikian.

Kita boleh maju atau tersingkir dan membiarkan yang lain melepas kita atau kita yang melangkah mundur, semuanya tergantung cita-cita kita dan aspirasi kita.

Dalam segala kemungkinan, kita tetap pada suatu tingkat karena kita tidak mempunyai aspirasi untuk menjadi lebih tinggi dalam dunia ini. Apakah ada yang lebih berharga dari suatu kemajuan untuk mencapai pendirian yang lebih luas dalam kehidupan ini? Jika kita dilahirkan untuk berjaya atau bila mencapai kejayaan adalah hak asasi kita, lalu mengapa kita tidak mendaki ke tempat yang setinggi-tingginya? Sebenarnya kita menciptakan tempat kita sendiri dengan cita-cita dan aspirasi kita.

Baca juga:  Disampingnya

Diluar kedalaman yang paling dasar terdapat jalan setapak menuju tempat tertinggi,” itu kata Om Carlyle. Hal itu benar, tetapi kebanyakan orang tidak tahu mengapa demikian. Kita sendiri membuat pembatasan yang sangat rendah terhadap kemampuan kita tanpa mau melihat lebih ke dalam diri kita. Kita sendiri-lah yang membuang kesempatan dengan membuat pembatasan diri.

Seringkali cita-cita dan aspirasi kita berdasarkan pada hari kemarin dan tahun lalu. Lupakanlah masa lampau. Masa lalu sudah mati ketika hari ini lahir. Biarlah yang sudah mati istirahat dengan tenang.

Kita boleh beraspirsi untuk berjaya dalam kehidupan hanya bila kita mengenali pentingnya keberadaan kita. Inilah pendidikan yang menurut saya paling dapat diterima oleh manusia. Jika anda memang layak untuk mendapat kemajuan hebat, lalu mengapa tidak mempunyai aspirasi untuk mencapainya? Jika anda dilahirkan untuk menjalani kehidupan yang menyeluruh, mengapa puas dengan hidup hanya sebagian darinya? Luaskanlah wawasan anda – tingkatkan pandangan anda – beraspirasi dan berjayalah.